Tampilkan postingan dengan label Sports. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sports. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Januari 2011

Daftar Juara Piala Asia


Dengan empat rofi, The Blue Samurai menjadi negara yang paling sering menjuarai Piala Asia.

Dari 15 kali penyelenggaraan AFC Asian Cup sejak 1956, hanya ada enam negara yang sanggup menjadi juara. Timnas Jepang mengukuhkan diri menjadi yang terbaik di Benua Asia setelah meraih gelar keempat dengan mengandaskan Australia 1-0 via gol perpanjangan waktu Lee Tadanari, Sabtu (29/1).


Di bawah Tim Samurai Biru, ada Arab Saudi dan Iran dengan koleksi tiga trofi, disusul Korea Selatan (2 gelar), dan Kuwait serta Irak yang sama-sama punya satu piala.

Berikut daftar lengkap juara ajang empat tahunan yang menjadi lambang supremasi tertinggi sepakbola di Benua Kuning:

Tahun    Tuan rumah        Juara    
1956HongkongKorea Selatan
1960Korea SelatanKorea Selatan
1964IsraelIsrael
1968IranIran
1972ThailandIran
1976IranIran
1980KuwaitKuwait
1984SingapuraArab Saudi
1988QatarArab Saudi
1992JepangJepang
1996Uni Emirat ArabArab Saudi
2000LebanonJepang
2004CinaJepang
2007Indonesia-Malaysia-Thailand-Vietnam *)   Irak
2011QatarJepang

Ket: *) Tuan rumah bersama


Distribusi gelar:

Negara        Total juara      Tahun         
Jepang4 kali1992, 2000, 2004, dan 2011   
Arab Saudi3 kali1984, 1988, dan 1996
Iran3 kali1968, 1972, dan 1976
Korea Selatan     2 kali1956 dan 1960



Lalu, apa prestasi terbaik timnas Indonesia di Piala Asia? Well, dari empat keikutsertaan beruntun sejak 1996 sampai 2007, Tim Garuda masih mentok di fase grup. Tapi tak ada salahnya jika kita berharap dapat menyaksikan Tim Merah-Putih menjadi Raja Asia suatu saat nanti.



Goal.com

Jumat, 28 Januari 2011

Boaz Ditawari Berkarier Di Eropa

Boaz Solossa - Persipura Jayapura (GOAL.com / Dhedhe D.)

Sedang dijajaki kemungkinan Boaz Solossa dilirik VVV Venlo.


Seperti dilansir Radio Nederland, promotor sepakbola Indonesia-Belanda Ruud Voll bersedia menjembatani Boaz Solossa jika ingin berkarier di negeri Kincir Angin itu.

Voll mengaku sedang memfasilitasi pendekatan Boaz dengan klub Eredivisie, VVV Venlo. Rekam jejak dan video permainan Boaz bersama Persipura Jayapura serta ketika mencetak gol ke gawang Uruguay dalam laga uji coba timnas Indonesia, Oktober lalu, sedang dipelajari.

"Boaz memiliki naluri penyerang yang hebat dan juga pemberani untuk menerobos pertananan lawan serta mencetak gol. Saya kira VVV membutuhkan pencetak gol ulung seperti dirinya," tukas Voll.

Voll mencontohkan ketika VVV merekrut pemain tak ternama dari Jepang, Keisuke Honda, dan berhasil mengubahnya jadi salah satu pemain muda bersinar di Eropa sebelum bergabung ke CSKA Moskwa.

"VVV mendapatkan Honda dengan harga tidak sampai sejuta euro dan setahun kemudian direkrut CSKA denga nilai transfer sembilan juta euro. Lihat saja hasilnya," sambung pria yang pernah mendatangkan Irvin Museng ke akademi Ajax Amsterdam itu.

"Sekarang tinggal menunggu VVV. Kalau tertarik, Boaz bisa langsung datang dan menjalani tes. Tapi saya tidak heran kalau Boaz bisa loncat dari VVV ke Ajax Amsterdam atau bahkan liga Spanyol."

"Boaz striker terbaik Indonesia saat ini. Kalau dia bisa membobol gawang Uruguay, dia juga bisa menembus jala Ajax."


Goal.com

Rabu, 19 Januari 2011

Taklukkan Cesena, Inter Kembali Ke Papan Atas

Chivu e Stankovic festeggiano il gol al Cesena (Getty Images)


Inter Milan mencatat kemenangan keempat secara berturut-turut dan mulai mendekati pimpinan AC Milan.


Penampilan Inter Milan mantap. Mereka menunjukkan permainan terbaik untuk melanjutkan tren kemenangan saat menghadapi Cesena di pertandingan Serie A Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (20/1) dinihari WIB. 


Tampil di hadapan pendukungnya, Inter menaklukkan Cesena 3-2. Ini merupakan kemenangan keempat berturut-turut yang diraih Inter sejak ditangani Leonardo. 

Sukses itu menjadikan Inter terus memperbaiki posisinya. Kini, Inter yang memiliki poin 35 berhasil menduduki peringkat empat. Sama dengan perolehan poin AS Roma, namun mereka unggul selisih gol. 

Inter terpaut enam poin dari rival satu kota AC Milan yang menduduki puncak klasemen. Hanya, mereka masih menyimpan satu pertandingan sisa. 

Inter pantas berterima kasih kepada bek Christian Chivu. Dirinya mencetak gol yang menentukan kemenangan Inter setelah Cesena sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2. 

Inter yang tampil penuh percaya diri langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama. Diawali oleh aksi Goran Pandev yang mengancam gawang Francesco Antonioli saat pertandingan baru berjalan lima menit. 

Selanjutnya, tuan rumah tak berhenti melakukan tekanan. Cesena tampaknya kesulitan menghadapi permainan menyerang Inter sehingga memilih untuk bertahan. 

Namun pertahanan Cesena akhirnya bobol juga saat striker Samuel Eto'o melepaskan tendangan silang dari sudut yang sempit pada menit ke-13. Ini merupakan gol ke-24 Eto'o dari 27 pertandingan di musim ini. 

Gol itu menjadikan pasukan Leonardo makin bersemangat. Hanya dalam tempo dua menit, Inter sudah menambah gol melalui Diego Milito. 

Eto'o menunjukkan perannya dalam proses terciptanya gol tersebut dengan menyodorkan umpan kepada Pandev. Selanjutnya, striker asal Makedonia ini memberikan bola kepada Milito yang diselesaikannya dengan baik. 

Sayangnya, Inter terpaksa kehilangan Milito yang mengalami cedera. Posisinya digantikan Jonathan Biabiany. 

Cesena yang sudah tertinggal 2-0 tak menyerah. Mereka tetap tampil dengan semangat tinggi. Bahkan, tim tamu mampu memperkecil ketinggalannya saat Erjon Bogdani mencetak gol pada menit ke-23. Penyerang asal Albania ini berhasil meloloskan diri dari kawalan Marco Materazzi sebelum menaklukkan kiper Luca Castellazzi. 

Tak berhenti di situ. Cesena berhasil menambah gol untuk menyamakan kedudukan dalam tempo empat menit. Kali ini, giliran Emanuele Giaccherini yang membobol gawang Inter. Dia menyelesaikan umpan dari mantan gelandang Inter Luis Suarez. 

Setelah kedudukan imbang 2-2, Inter kembali bangkit dan melakukan tekanan. Chivu yang kerap naik melapis serangan beberapa kali mengancam gawang Cesena. 

Sundulan pemain asal Rumania sempat membahayakan Antonioli. Namun upayanya digagalkan oleh Giuseppe Colucci. Namun, Chivu tak melakukan kesalahan saat mendapat peluang kedua menjelang berakhirnya babak pertama. Dia menyelesaikan dengan baik umpan silang dari Maicon yang menjadikan Inter unggul 3-2.

Di babak kedua, Inter tak menurunkan tempo permainan. Eto'o nyaris menambah gol saat bekerjasama dengan Esteban Cambiasso. Sayangnya, tendangan striker asal Kamerun ini masih membentur tiang. 

Inter kembali mendapat peluang saat Maicon bekerjasama satu dua dengan Pandev. Hanya, tendangannya masih terlalu lemah sehingga bisa diamankan oleh Antonioli. 

Harapan Cesena mengejar ketinggalannya makin sulit. Terutama setelah Cesena bermain dengan sepuluh orang menyusul dikartumerahnya Giaccherini pada menit ke-80. Dia mengantungi kartu kuning kedua hanya karena melakukan kesalahan yang tidak perlu. 

Sebelumnya, ia melakukan diving yang membuatnya mendapat kartu kuning pertama. Giaccherini kemudian membuat pelanggaran dengan tetap menendang bola saat wasit meniup peluit. 

Bermain dengan sepuluh pemain tak membuat Cesena menyerah. Mereka masih bisa mendapat peluang melalui Igor Bogdan. Sayangnya, sampai akhir pertandingan mereka gagal menambah gol. 


Sumber : Goal.com

Selasa, 18 Januari 2011

Ancaman FIFA Terhadap LPI Salah Sasaran, Sepakbola Indonesia Disorot GOAL.com Edisi Internasional

Supporter Indonesia (Dok. GOAL.com)


Sudah terlalu banyak masalah di Indonesia sehingga media internasional ikut menyoroti kondisi sepakbola Tanah Air...

Atas masukan dan melalui PSSI, FIFA memperingatkan agar penyelenggaraan sepakbola di Indonesia sejalan dengan otoritas resmi yang berlaku. Hal itu ditegaskan dalam surat resmi FIFA kepada PSSI yang sempat diragukan keabsahannya. Surat tersebut membahas perkembangan terkini sepakbola Indonesia, yaitu digelarnya Liga Primer (LPI) yang dinilai sebagai sebuah pembangkangan terhadap otoritas.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu perhatian GOAL.com edisi Internasional, yang merupakan 'ibu kandung' dari edisi GOAL.com lainnya. Tidak kalah dengan maraknya berita seputar bursa transfer musim dingin di Eropa, Ewan Macdonald dan pemimpin redaksi edisi Indonesia Bima Said mencoba menyuguhkan apa yang sebenarnya terjadi di dunia sepakbola Indonesia.

Latar belakang Ketua Umum Nurdin Halid mendapat sorotan. Ketika Nurdin memerintah PSSI dari balik jeruji karena menjalani tiga jenis tindakan pidana yang berbeda-beda mulai dari korupsi gula, distribusi minyak goreng, serta tuduhan pelanggaran impor beras; FIFA seolah-olah tutup mata.

Posisi Nurdin sebagai kader Golkar jelas menimbulkan tanda tanya tentang penegakan semangat FIFA yang memisahkan campur tangan politik di dalam sepakbola. Jika dilihat sumber pendanaan kompetisi sepakbola Indonesia yang mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), tanda tanya itu jelas kian besar.

Masalah lain adalah pembenahan sistem selama PSSI diperintah Nurdin. Kompetisi model baru dengan nama Superliga Indonesia (ISL) digelar sejak 2008, tetapi tidak banyak perubahan yang terjadi. Lebih jelas lagi, tidak ada peningkatan kualitas yang signifikan. Prestasi klub-klub Indonesia di kancah Asia memalukan.

Juara ISL 2008/09 Persipura Jayapura, dengan segala hormat, dibombardir lawan-lawannya di Liga Champions Asia 2010. Dalam enam pertandingan, Persipura kebobolan 29 kali atau rata-rata hampir lima gol setiap kali berlaga. Saat melawan wakil Cina, Changchun Yatai, Persipura dilibas sembilan gol tanpa balas meski mampu membalasnya di Jayapura.

Di tengah situasi stagnan, sepakbola internasional masih menganggap eksistensi Indonesia. Ketika FIFA menggelar World Cup Trophy Tour, Indonesia menjadi salah satu tempat persinggahan. Rombongan trofi Piala Dunia bahkan disambut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Januari tahun lalu. Hal inilah yang kemudian mendorong Pemerintah memerhatikan sepakbola nasional.

Melalui bantuan beberapa pihak, bulan Maret 2010 digelar Kongres Sepakbola Nasional dengan tujuan memperbaiki sistem. Ada tujuh butir yaitu : 

- PSSI perlu segera melakukan reformasi dan restrukturisasi atas dasar usul, saran dan kritik serta harapan masyarakat dan mengambil langkah-langkah konkret sesuai aturan yang berlaku untuk mencapai prestasi yang diharapkan masyarakat.

- Perlu adanya pembangunan dan peningkatan infrastruktur olah raga khususnya sepakbola.

- PSSI perlu meningkatkan komunikasi, koordinasi dan sinkronisasi dengan stakeholder terutama KONI dan pemerintah.

- Dilakukan pembinaan sejak usia dini melalui penanganan secara khusus melalui pendekatan Iptek, dengan melibatkan tim yang terdiri dari dokter, psikolog, pemandu bakat dan pakar olah raga serta perlu segera disusun kurikulum standar nasional untuk penyelenggaraan Sekolah sepakbola, PPLP, dan PPLM sepakbola.

- Metode pembinaan atlet pelajar/muda supaya juga memperhatikan pendidikan formalnya.

- Pemerintah menyediakan anggaran dari APBN dan APBD untuk mendukung dan menunjang target dan pencapaian sasaran untuk menuju prestasi (karena dana APBD masih diperlukan untuk stimultan)

- Perlu segera disusun dan dilaksanakan program pembinaan prestasi yang fokus kepada pembentukan tim nasional untuk menjadi juara dalam SEA Games 2011.

Rekomendasi Malang dan PSSI diharapkan melaksanakannya. Tapi, tidak ada tanda-tanda itikad menjalankan.

Ketika timnas Indonesia gagal menjuarai AFF Suzuki Cup pada Desember, sorotan kembali mengarah pada PSSI. Di samping kekecewaan karena gagal menjurai turnamen meski tim-tim lawan tampil dengan kualitas yang cenderung tidak kompetitif, publik juga kesal atas manajemen penyelenggaraan turnamen yang kacau balau -- terutama masalah penjualan tiket.

Seakan tidak memiliki kesempatan sela, sepakbola Indonesia kembali marak oleh kontroversi. Upaya sekelompok klub memperbaiki mutu kompetisi dengan nama LPI ditentang keras oleh PSSI.

LPI menjanjikan model kompetisi profesional, dengan jadwal yang tidak berubah-ubah, skuad profesional penuh, serta pembagian pendapatan termasuk hak siar televisi yang menggiurkan. Hal ini malah mengundang kemurkaan PSSI. Pada perkembangannya, menyeret campur tangan FIFA dengan ancaman sanksi pengucilan di pentas sepakbola internasional.

Dalam suratnya, FIFA memberi mandat kepada PSSI untuk menghukum semua klub pembangkang. Sanksi dapat merembet kepada perangkat pertandingan serta para pemain yang terlibat di LPI.

PSSI memiliki segala kewenangan yang ada, seperti mandat dari FIFA dan satu-satunya otoritas sepakbola resmi yang mengelola sepakbola negeri ini. Tetapi, di tataran praktis, rezim PSSI saat ini tidak memiliki dukungan dari akar rumput. Dengan pindahnya tiga klub ISL ke LPI, terbukti PSSI tidak dapat menyediakan jawaban yang memuaskan terhadap penyelenggaraan kompetisi yang bersih dan profesional.

Mungkin saja dukungan FIFA dan sekjen Jerome Valcke kepada PSSI salah alamat. Betul, FIFA memiliki regulasi yang ajeg dan harus dipatuhi tetapi sepertinya pengurus PSSI sekarang bukan orang yang tepat menjalankannya.

Sekadar mengendalikan sepakbola di negerinya saja tidak cukup bagi sebuah federasi nasional, tetapi juga harus memiliki visi mengembangkan sepakbola berjangka panjang. PSSI sudah terlalu lama mengenakan kosmetik untuk menutupi boroknya selama ini: kejujuran pengurus, sportivitas kompetisi, serta pemanfaatan dana negara yang tidak transparan.

Penyelenggaraan LPI seperti puncak dari segala masalah di tubuh PSSI. LPI sendiri sebenarnya masih punya segudang pertanyaan, antara lain apakah klub peserta bertahan hingga akhir kompetisi atau tidak ataupun apakah kompetisi menjawab kerinduan masyarakat Indonesia akan sebuah industri sepakbola yang maju dan profesional.

Jika ingin bersikap adil, FIFA dapat menggerakkan otoritasnya untuk mengusut pengelolaan sepakbola yang dilakukan PSSI. Bagaimana dengan masalah buruknya kualitas lapangan? Bagaimana dengan kualitas wasit yang memprihatinkan? Bagaimana dengan keterlambatan gaji pemain yang terjadi dari waktu ke waktu? 

Jika LPI dianggap dapat memberi jawaban atas pertanyaan tersebut, pantaskah mereka dihukum? Mandat FIFA salah sasaran. LPI sepatutnya diberikan kesempatan menyelenggarakan kompetisi profesional tanpa harus diganggu ancaman, kecuali ada pihak-pihak tertentu yang ingin menonjolkan kekuasaan ketimbang masalah prinsip.


Sumber : Goal.com

VIDEO: Cani Tiru Gol Jarak Jauh Beckham

Gol ini mirip dengan gol David Beckham ke gawang Wimbledon pada 1996.

Gelandang Villarreal Cani berhasil mencetak gol spesial dalam kemenangan 4-2 timnya atas Osasuna.

Pada menit ke-50, tak beberapa lama setelah Osasuna menyamakan kedudukan 1-1, Cani terinspirasi untuk menembak dari tengah lapangan, dan Ricardo yang salah posisi, tak berdaya untuk menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Sebelum Cani, memang banyak pemain lain seperti Xabi Alonso saat menjebol gawang Newcastle pada 2006, atau Maynor Figueroa ketika mempermalukan Thomas Sorensen pada 2009.

Namun, gol Cani serupa dan jauh lebih mirip dengan gol sensasional David Beckham ke gawang Wimbledon pada awal musim 1996/97, saat gelandang Inggris itu masih dalam awal kariernya bersama Manchester United.

Cani pun kini tak hanya terkenal dengan melemparkan botol ke arah Jose Mourinho, tetapi juga gol ajaib yang dapat diamati di bawah ini.



Sumber : Goal.com

Riedl Umumkan Skuad Pra-Olimpiade



Alfred Riedl akhirnya resmi mengumumkan 26 nama pemain yang akan membela Indonesia di Pra-Olimpiade. Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan, seperti yang sudah bisa ditebak, tak termasuk di antaranya.

Pengumuman pemain tersebut dilakukan Riedl setelah berdiskusi dengan para asistennya dan daftar namanya langsung diumumkan di situs resmi PSSI. Di antara ke-26 nama itu, tiga di antaranya adalah mereka yang memperkuat Indonesia di Piala AFF lalu: Kurnia Mega, Okto Maniani dan Yongki Aribowo.

Di dalam daftar pemain itu termasuk juga Ruben Warbanaran. Namun nama terakhir ini masih menunggu proses untuk menjadi WNI dan mendapatkan paspor Indonesia.

Seleksi ini sudah dilakukan Riedl sejak 7 Januari lalu, dan seperti sudah diketahui, dua nama yang kini bermain di LPI, Irfan dan Kim, dipastikan tak masuk ke dalam skuad.

Para pemain yang terpilih akan mengikuti pelatnas pada tanggal 24 Januari 2011 sebelum melakoni laga melawan Turkmenistan pada 23 Februari.

Berikut adalah pemain terpilih untuk Pra-Olimpiade 2012 :

1. Kurnia Mega (Arema)
2. Arditani Ardiyasa (Persija)
3. Muhamad Ridwan (Persita)
4. Abdul Hamid Mony (Persiba)
5. Safri Umi (Persiraja)
6. Diaz Angga Putra (Persib)
7. Ahmad Farizi (Arema)
8. Gunawan Dwi Cahyo (Sriwijaya FC)
9. Rahmat Latif (Sriwijaya FC)
10.Fachrudin (PSS)
11.Septia Hadi (PSPS)
12. Okto Maniani (Sriwijaya FC)
13. Dendi Santoso (Arema)
14. Egi Melgiansyah (Pelita Jaya)
15. Hendro Siswanto (Persela)
16. Ramdani Lestaluhu (Persija)
17. Nasution Karubaba (Perseman)
18. Engelberth Sani (Pelita Jaya)
19. Johan Yoga (Persib)
20. Rishadi Fauzi (Persita)
21. Aris Alfiansyah (Persela)
22. Titus Bonai (Persipura)
23. Risky Novriansyah (Persijap)
24. David lali (Persipura)
25. Yongki Ariwibowo (Arema)
26. Ruben Warbanaran (masih dalam proses wni & paspor indonesia)





Sumber : Detik.com

Sabtu, 15 Januari 2011

Arsenal Hancurkan West Ham

EPL : Robin van Persie, West Ham United v Arsenal, (Getty Images)


Arsenal tampil dominan di Upton Park.

Arsenal tampil dominan di Upton Park guna membungkam tuan rumah West Ham United 3-0 pada Minggu (16/1) dinihari WIB.

Gol Theo Walcott yang menyelingi sepasang torehan Robin van Persie membuat The Gunners tetap setia membuntuti duo Manchester, City dan United, yang beriringan di puncak klasemen Liga Primer. Sedangkan di kubu West Ham, manajer Avram Grant tampaknya harus bersiap mengepak kopernya karena raihan buruk ini.

Arsenal sudah membobol gawang tuan rumah yang dijaga Robert Green saat pertandingan baru berjalan 13 menit. Setelah berkali-kali mengancam di menit-menit awal, usaha pasukan Arsene Wenger membuahkan hasil melalui sepakan kaki kanan Van Persie. Penyerang asal Belanda ini memanfaatkan assist yang dikirimkan Walcott.

Walcott sendiri nyaris menggandakan keunggulan tim tamu beberapa menit berselang, tapi upaya winger timnas Inggris ini masih mampu dihadang Green.

Di tengah dominasi Arsenal, West Ham hampir menciptakan gol balasan pada menit ke-24.Backpass lemah yang dikirim pemain belakang The Gunners, Johan Djourou, nyaris dimanfaatkan Carlton Cole untuk menjebol gawang Wojciech Szczesny

Tapi, kiper muda asal Polandia itu masih mampu memblok tendangan Cole. Bola rebound yang disambut Zavon Hines juga masih gagal menemui sasaran.

Arsenal akhirnya dapat mencetak gol kedua pada malam itu pada menit ke-41. Kali ini giliran Van Persie yang mengirim assist yang bisa dimaksimalkan Walcott dan membuat Arsenal menutup laga babak pertama dengan keunggulan 2-0.

The Gunners melanjutkan penguasaan bola mereka di babak kedua, dan akhirnya memperbesar skor pada menit ke-76 melalui penalti Van Persie. Titik 12 pas ditunjuk wasit setelah Walcott dilanggar Wayne Bridge.

Hingga pertandingan berakhir, tak ada gol tambahan yang tercipta. Statistik menunjukkan Arsenal memang pantas mengakhiri laga sebagai pemenang.

Mereka unggul mutlak dalam penguasaan bola dengan angka 70% berbanding 30% milik West Ham. Untuk total peluang, anak-anak asuh Wenger membukukan 11 kali tembakan ke arah gawang, sementara tuan rumah hanya mencatat 3 shots on target.


Sumber : Goal.com

Tevez-Toure Bersaudara Antar City Pimpin Klasemen

EPL : Carlos Tevez, Manchester City v Wolverhampton (getty Images)


Drama tujuh gol tercipta di City of Manchester dan tuan rumah manchester City yang meraih poin penuh.

Manchester City membukukan kemenangan penting untuk memuncaki klasemen Liga Primer Inggris, Sabtu (15/1) malam WIB. Adalah Wolverhampton Wanderers yang menjadi tumbal kesuksesan Citizen lewat laga dengan tujuh gol tercipta dengan kemenangan 4-3 milik tuan rumah.


Tak pelak, dengan tiga angka ditambahkan ke koleksi poin City, tim besutan Roberto Mancini itu pun memuncaki klasemen dengan 45 angka, menggeser Manchester United yang baru akan memainkan laga mereka besok di kandang Tottenham Hotspur.



Adalah Carlos Tevez dan Toure bersaudara, Yaya dan Kolo, yang membawa City bisa meraih poin penuh di hadapan publiknya sendiri. Kredit khusus patut diberikan kepada Tevez karena dua golnya dan andil besar atas terciptanya dua gol lain.



Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Manchester City dikejutkan dengan gol Nenad Milijas di menit 12. pemain Wolves itu sukses menyambut bola rebound sedikit lebih cepat dari Joe Hart.



Tapi, empat menit jelang turun minum, Kolo Toure bisa menyamakan kedudukan lewat tendangan kerasnya. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.



Di babak kedua, tekanan yang dilakukan City sejak pertandingan dimulai membuahkan hasil di menit 49. Tevez yang mencetak gol lewat aksi individu brilian melewati tiga pemain lawan.



Gol ketiga City tercipta lewat kerjasama apik Edin Dzeko dan Tevez, yang kemudian dituntaskan Yaya Toure dengan sontekannya. City pun memimpiun 3-1 di menit 54.



Tevez kembali memasukkan namanya dalam daftar pencetak gol di papan skor lewat tandukannya. Gol tersebut membawa Tevez mendekati koleksi gol Dimitar Berbatov yang sejauh ini masih tercatat 14 gol, dua gol lebih baik dari milik Tevez.



Namun, dua menit setelah Tevez melakukan selebrasi golnya di menit 66, Wolves bisa mencuri satu gol lewat penalti Kevin Doyle, menyusul pelanggaran tidak perlu dari Joleon Lescott di kotak terlarang.



Empat menit jelang laga berakhir, Wolves mencetak satu gol lagi lewat sundulan Ronald Zubar. Kubu City sempat melakukan protes atas terciptanya gol ini karena menilai bola sundulan pemain belakang Wolves itu belum melewati garis gawang karena lebih dulu dihalau Nigel De Jong. Tapi hakim garis tidak melihat demikian. Gol Zubar pun kemudian disahkan.



Di sisa waktu yang ada, Wolves berusaha untuk menyamakan kedudukan. Akan tetapi City tak memberi tim tamu kesempatan untuk mengembangkan permainan dan akhirnya memaksa Wolves menyerah kalah dengan skor 4-3.


Sumber : Goal.com

Hajar Bologna, Inter Tembus Papan Atas

Agan-agan Interisti seperti ane mulai bernafas lega nih.. Leonardo sang alenatore anyar Internasionale Milano bawa angin seger,, Langsung aja ni beritanya gan! 


Inter Milan melanjutkan catatan kemenangan sejak ditangani Leonardo dengan mengalahkan Bologna.

Inter Milan terus melaju. Mereka mencatat kemenangan ketiga secara berturut-turut sejak ditangani pelatih Leonardo.

Tampil di hadapan pendukungnya di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (16/1) dinihari WIB, Inter menghajar Bologna 4-1. Kemenangan itu menjadikan Inter melesat ke papan atas. 

Dengan mengantungi poin 32, Inter menerobos empat besar. Inter memiliki poin sama dengan Roma, namun mereka unggul dalam selisih gol. Roma sendiri baru akan menghadapi tuan rumah Cesena, Minggu malam ini. 

Dalam duel itu, striker Samuel Eto'o menunjukkan ketajamannya. Dia memborong dua gol yang melengkapi kemenangan Inter. 

Pertandingan tersebut terasa istimewa bagi kapten Javier Zanetti. Pemain asal Argentina ini mencatat rekor penampilan 519 kali bersama  Inter yang menyamai rekor legenda Giuseppe Bergomi. 

Inter langsung menekan pertahanan lawan sejak menit pertama. Tim asuhan Leonardo menunjukkan dominasinya dan tak memberi kesempatan Bologna mengembangkan permainan.  

Pertandingan baru berjalan empat menit, striker Diego Milito nyaris membobol gawang tim tamu. Sayangnya, sundulan Milito yang mendapat umpan silang dari bek Lucio masih melambung. 

Tandemnya, Samuel Eto'o ganti mengancam pertahanan Bologna. Dia bahkan sempat melewati dua pemain belakang lawan sebelum melepaskan tendangan ke gawang. Namun, tendangannya masih bisa diamankan oleh kiper Emiliano Viviano.

Serangan bergelombang Nerazzurri akhirnya membuahkan hasil saat Dejan Stankovic mencetak gol pada menit ke-20. Gol berawal dari kesalahan gelandang Bologna Gaby Mudingayi. Umpan lemahnya berhasil diambil oleh Eto'o yang kemudian melakukan serangan balik. 

Penyerang asal Kamerun ini melewati dua pemain belakang sebelum melepaskan umpan dengan kaki kiri ke arah Stankovic. Tanpa kesulitan Stankovic melepaskan bola ke gawang yang terbuka. 

Dalam waktu tak terlalu lama, Inter memperbesar keunggulannya melalui Milito. Gol Milito tercipta pada menit ke-29 setelah mendapat umpan matang dari Thiago Motta.

Unggul 2-0 menjadikan pemain Inter makin percaya diri. Mereka menguasai sepenuhnya permainan. Keunggulan itu dipertahankannya sampai akhir babak pertama. 

Di babak kedua, Bologna mencoba bangkit dan mengejar ketinggalan. Peluang bagus diperoleh Henry Gimenez yang bekerja sama dengan Gaston Ramirez. Namun, Gimenez mengakhirinya dengan tendangan yang melebar. Selanjutnya, tendangan bebas striker veteran Marco di Vaio juga nyaris membobol gawang Inter yang dikawal Luca Castellazzi. 

Meski beberapa kali sempat mendapat ancaman, Inter kembali menunjukkan dominasinya. Eto'o memperbesar kemenangan Inter melalui kerjasama yang cantik dengan Milito pada menit ke-63.

Bermula dari aksi Eto'o yang melepaskan bola dengan melewati kaki pemain Bologna. Bola disambut Milito dan melalui tumitnya mengirim umpan balik kepada Eto'o. Pemain belakang Bologna yang gagal mengantisipasi pergerakan Eto'o hanya bisa melongo saat tendangan ke sudut kiri atas gawang gagal dijangkau Viviano. 

Eto'o melengkapi kemenangan Inter melalui tendangan bebas yang indah di menit ke-71. Dan, satu-satunya gol yang memperkecil kekalahan Bologna dihasilkan Gimenez di menit ke-77. 


Sumber : Goal.com

Senin, 03 Januari 2011

Jadwal Timnas Indonesia Setelah Piala AFF 2010

Setelah Piala AFF yang membangkitkan nafsu, kita tak sabar menanti ajang selanjutnya. Apa saja kompetisi yang akan diikuti timnas Indonesia di tahun 2011?

Piala Asia 2011: Indonesia tidak ikut
Kalender turnamen antarnegara terdekat adalah Piala Asia 2011 di Qatar (7-29 Januari 2011). Sayangnya, Indonesia kali ini tidak turut serta gara-gara gagal lolos kualifikasi.

Tim Garuda, di bawah kendali Benny Dolo, gagal menyaingi poin Australia, Kuwait, dan Oman. Jangankan lolos, kita bahkan menjadi juru kunci. (Lihat: Asian Cup Qualification) Ini adalah kemunduran prestasi, karena sejak 1996 kita selalu masuk putaran final.

Olimpiade 2012: Indonesia ikut kualifikasi
Babak kualifikasi Olimpiade London 2012 akan dimulai Februari 2011 hingga Maret 2012. Dari wilayah Asia, akan diambil 3 negara terbaik.

Berdasarkan undian babak kualifikasi awal, Indonesia akan menghadapi Turkmenistan pada 23 Februari (home) dan 9 Maret 2011 (away). Jika lolos, fase yang harus dilewati juga masih panjang: ada babak kualifikasi I, babak kualifikasi II, lalu babak play-off.
(Lihat: Pre-Olympic Tournament)

Pemain yang diturunkan untuk Olimpiade harus timnas U-23, tapi boleh dilengkapi dengan 3 orang pemain senior.

Sekedar catatan, Indonesia hanya pernah sekali lolos ke Olimpiade pada tahun 1956. Kala itu kita bisa mencapai babak perempatfinal gara-gara menang WO dari Vietnam. Tim Garuda kemudian 'sukses' menahan Uni Soviet 0-0, namun kalah 4-0 dalam partai ulangan.

Piala Dunia 2014: Indonesia ikut kualifikasi
Masih lama. Pengundian babak kualifikasi baru akan dilaksanakan pada pertengahan 2011. Diperkirakan babak kualifikasi akan dimulai sekitar bulan Juni. Ini jatah tim senior.

Sea Games 2011: Tuan Rumah!!
Sea games 2011 akan diadakan di Palembang dan Jakarta pada bulan November 2011. Di ajang ini, timnas Indonesia akan kembali mendapat dukungan dari suporternya di kandang sendiri.

Tim Garuda pernah memenangi Sea Games dua kali, pada 1987 di Jakarta dan 1991 di Manila.

Sejak tahun 2001, cabang sepakbola di Sea Games hanya boleh diikuti tim U-23, plus 5 pemain senior. Sayangnya Garuda Muda tak pernah mencatat prestasi bagus. Sampai final pun belum pernah, jadi besok harus kita beri semangat sebesar-besarnya!!

Saatnya Garuda Muda Unjuk Gigi

Jadi di tahun 2011, timnas Indonesia akan berjuang di kualifikasi Piala Dunia, kualifikasi Olimpiade dan Sea Games. Tim U-23 akan mendominasi kiprah merah-putih di tahun 2011.

Garuda Muda harus dipersiapkan dengan baik. Pasalnya, dari tim Piala AFF 2010, hanya 5 pemain saja yang termasuk kategori U-23: kiper Kurnia Meiga (20 tahun), Okto (20), Irfan Bachdim (22), Johan Juansyah (22), dan Yongki (21).

Bandingkan dengan Malaysia yang sudah memiliki 10 pemain U-23 di skuad senior juara AFF Cup. Sebagai sebuah tim tentu kita kalah matang, maka persiapan yang baik mutlak diperlukan.

Apakah tim SAD akan dipakai?
Ya, PSSI memang punya program pembentukan 'Young Guns'. Mereka yang bernama tim SAD (Sociedad Anonima Deportiva), kumpulan pemain muda yang berguru di Uruguay.

Setahun yang lalu, tim ini belum memuaskan. Mereka gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-19.

Bagaimana pun, tim ini masih terlalu muda. Jika ada yang akan dipakai, dua pemain yang paling menonjol tentu Reffa Money dan Syamsir Alam. Keduanya kini berkostum klub Penarol, berkompetisi di liga remaja Uruguay, dan masih berusia 18 tahun.

Dan, 'Pemain Bule' lagi...
Selain itu, akan ada lagi wajah turis di timnas. Terhitung sejak 6 Desember 2010, Kim Jeffrey Kurniawan (20 tahun), blasteran Indonesia-Jerman, sudah resmi menjadi WNI.

Kim bisa masuk ke tim U-23, tapi tetap harus melewati proses seleksi.

Alfred Riedl mulai melakukan seleksi timnas Indonesia U-23 pada 4 Januari 2011. 75 pemain untuk seleksi awal, kemudian dikerucutkan menjadi 50 pemain. Dan pada 15 Januari, 25 nama pemain timnas U-23 dijadwalkan sudah terbentuk. 
 
[www.sepaxbola.info]

Rabu, 29 Desember 2010

Jadwal Lengkap Pertandingan Liga Champion Babak 16 Besar 2010-2011

Juara bertahan Inter Milan akan menghadapi Bayern Munchen di Babak 16 Besar Liga Champion 2010-2011. Setelah hanya mampu finish sebagai runner up di Group A, Inter terpaksa harus menghadapi juara group E yakni Bayern Munchen yang mereka kalahkan di Final Liga Champion lalu berkat goal Diego Milito.

Pertarungan sengit kembali terjadi antara Arsenal sebagai Wakil Inggris versus Barcelona, Tottenham Hotspur akan menghadapi tim yang sedang dalam performance bagus di Seri A yakni AC Milan sedangkan Manchester United akan menghadapi wakil Perancis Olympique de Marseille.

Berikut adalah Jadwal Lengkap Liga Champion 2010-2011 Babak 16 Besar.

Pertemuan Pertama

* AC Milan vs Tottenham Hotspur FC (15 Februari 2011)
* Valencia CF vs FC Schalke 04 (15 Februari 2011)
* AS Roma vs FC Shakhtar Donetsk (16 Februari 2011)
* Arsenal FC vs FC Barcelona (16 Februari 2011)
* Olympique Lyonnais vs Real Madrid CF (22 Februari 2011)
* FC København vs Chelsea FC (22 Februari 2011)
* FC Internazionale Milano vs FC Bayern München (23 Februari 2011)
* Olympique de Marseille vs Manchester United FC (23 Februari 2011)

Pertemuan Kedua

* Shakhtar Donetsk vs AS Roma (8 Maret 2011)
* Barcelona vs Arsenal (8 Maret 2011)
* Tottenham Hotspur FC vs AC Milan (9 Maret 2011)
* FC Schalke 04 vs Valencia CF (9 Maret 2011)
* Bayern München vs Internazionale Milano (15 Maret 2011)
* Manchester United vs Olympique de Marseille (15 Maret 2011)
* Real Madrid vs Olympique Lyonnais (16 Maret 2011)
* Chelsea FC vs København (16 Maret 2011)

Selasa, 28 Desember 2010

Agenda Latihan Malaysia Terganggu


Tim Malaysia alami "gangguan" menjelang pertandingan mereka di Jakarta. Karena tak bisa latihan di GBK dan menolak diberi Lapangan C di Senayan, mereka juga kena macet dan batal ke Lebakbulus.

Seyogyanya Malaysia berlatih di stadion pertandingan satu hari sebelum laga. Namun, karena Gelora Bung Karno masih dikarantina gara-gara kerusuhan pengantre tiket hari Minggu kemarin, mereka pun tidak bisa melakukannya.

Panitia lalu memberi alternatif latihan di Lapangan C, juga di sekitar GBK, yang biasa dipakai berlatih oleh timnas Indonesia. Namun pelatih Rajagobal menolak karena lapangan tersebut outdoor. Mereka pun memutuskan latihan di Stadion Lebakbulus.

"Iya, latihan terakhir kan seharusnya coba lapangan GBK. Tapi lapangan nggak boleh dipakai (setelah rusak akibat kerusuhan pengantre tiket hari Minggu -- Red).

"Jadi mereka harus closed training. Kalau di Senayan kan terbuka. Bahaya. Bisa terjadi pelemparan batu, busur, panah, paku. Jadi ini demi keselamatan, karena penonton juga sudah emosional. Lebakbulus 'kan tertutup, jadi lebih aman," simpul Sekjen PSSI Nugraha Besoes di kantor PSSI, Selasa (28/12/2010). 

Sial buat Malaysia, baru sampai daerah Blok M mereka kembali ke hotel. Macet adalah alasannya, sedangkan waktu sudah petang menjelang gelap.

Sekitar jam 5 rombongan Malaysia tiba lagi di Hotel The Sultan dan akhirnya hanya melakukan latihan seadanya di samping hotel.

"Gangguan" lain mendatangi mereka ketika ada sekelompok orang meneriaki mereka dengan kata-kata "Ganyang! Ganyang!". Tak lama kemudian hujan tiba-tiba turun dengan lebatnya. Latihan pun kocar-kacir alias bubar.

Sumber : http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2010/12/28/175438/1534448/76/agenda-latihan-malaysia-terganggu